"Assalamu'alaikum...WeLcOm3 iN Nisa's BloG....n_n...!"

ReLiGiOn IdoL

ReLiGiOn IdoL

KARA Jumping n Mister

Senin, 26 April 2010


FAUNA INDONESIA


ASIATIS
1. Orangutan: Adalah sejenis kera besar dengan lengan panjang dan berbulu
kemerahan, kadang cokelat, yang hidup di Malaysia dan
Indonesia. Orangutan berukuran 1-1,4 m untuk jantan, yaitu
kira-kira 2/3 kali ukuran seekor gorila. Orangutan ditemukan di
wilayah hutan hujan tropis Asia Tenggara, yaitu di pulau Borneo
dan Sumatra di wilayah bagian negara Indonesia dan Malaysia.
Makanan kesukaan orang utan adalah buah-buahan dan makanan
lainnya adalah daun-daunan, biji-bijian, kulit kayu, tunas bunga,
dan bunga-bungaan.

2. Harimau: Harimau Sumatra adalah subspesies harimau terkecil. Harimau
Sumatra jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke buntut dengan berat 300 pound. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci dan berat 200 pound. Harimau Sumatra hanya ditemukan di pulau Sumatra. Kucing besar ini mampu hidup di manapun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan, dan tinggal di banyak tempat yang tak terlindungi.

3. Rusa: Salah satu ciri khas rusa adalah adanya antler (tanduk rusa), dan bukan
tanduk, yang merupakan pertumbuhan tulang yang berkembang setiap
tahun (biasanya pada musim panas) terutama pada rusa jantan (walaupun
ada beberapa pengecualian).

4. Gajah: Gajah Asia berbeda daripada Gajah Afrika. Gajah Asia memiliki
telinga lebih kecil sedikit daripada Gajah Afrika, mempunyai dahi yang rata, dan dua bonggol di kepalanya merupakan puncak tertinggi gajah, dibandingkan dengan Gajah Afrika yang mempunyai hanya satu bonggol di atas kepala. Gajah adalah hewan herbivora. Ia menghabiskan 16 jam sehari untuk mengumpulkan makanan tanaman. Makanannya terdiri atas sedikitnya 50% rumput, ditambah dengan dedaunan, ranting, akar, dan sedikit buah, benih dan bunga.

5. Badak: Badak dapat mencapai lebih dari satu ton; satu atau dua cula di bagian tengah dahi, yang jika berjumlah dua, salah satu terletak di depan yang lainnya (tidak bersisian); herbivora; kulit tebal, 1.5 - 5 cm, terbentuk dari lapisan kolagen. Badak memiliki indra pendengaran dan penciuman yang tajam, tapi tidak dapat melihat jauh.

• Australis:
1. Kangguru: Kanguru mempunyai dua kaki belakang yang kuat, telapak kakinya yang besar didesain untuk meloncat. Kanguru biasa melompat dengan kecepatan 20-25 km/jam. Tapi mereka bisa melompat hingga kecepatannya menjadi 70 km/jam. Harapan hidup kanguru sekitar 9-18 tahun. Walau terkadang ada kanguru yang bisa bertahan hidup hingga 28 tahun.
2. kakatua: Kakatua menghuni hutan primer dan sekunder yang tinggi dan tepi hutan; juga hutan monsun (Nusa Tenggara), hutan yang tinggi bersemak, semak yang pohonnya jarang dan lahan budidaya yang pohonnya jarang. Spesies ini hidup pada ketinggian 0-1520 meter dari permukaan laut, biasanya berkelompok. Kakatua pada umumnya berusia panjang, hingga mencapai 60 tahun bahkan lebih.
3. Nuri: Burung nuri ini mempunyai bulu berwarna merah cerah, bercak ungu di sekitar telinga, paruh merah kekuningan, punggung hitam dan mempunyai iris mata berwarna merah. Nuri hanya ditemukan di habitat hutan di pesisir pulau Biak dan pulau-pulau di Teluk Cenderawasih, Papua. Spesies ini sering ditemukan dan bersarang di perkebunan kelapa.
4. Cendrawasih: Nama ilmiahnya Paradisaea minor adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang sekitar 32cm. Burung ini berwarna kuning dan coklat, berparuh abu-abu kebiruan dan mempunyai iris mata berwarna kuning. Burung jantan dewasa memiliki bulu di sekitar leher berwarna hijau zamrud mengkilap, pada bagian sisi perut terdapat bulu-bulu hiasan yang panjang berwarna dasar kuning dan putih pada bagian luarnya.
5. Kasuari: Kasuari diperlengkapi tanduk di atas kepalanya, yang membantu burung ini sewaktu berjalan di habitatnya di hutan yang lebat. Selain tanduk dikepalanya, Kasuari mempunyai kaki yang sangat kuat dan berkuku tajam. Burung betina biasanya berukuran lebih besar dan berwarna lebih terang daripada jantan.

6.Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis[1]), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.[2] Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.[3]

Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil.[4][5] Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.[6]

Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindungi mereka.

Minggu, 25 April 2010

Smile Lulusan Terbaik Salah satu Universitas Negri Menjadi Tukang Sapu



Lulusan Terbaik Salah satu Universitas Negri Menjadi Tukang Sapu



PEKANBARU (RP) - Matahari sudah semakin tinggi di atas Gedung Kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Riau di Jalan Gajah, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Beberapa orang lalu-lalang di kantor tersebut, namun seseorang berseragam dinas yang akhirnya diketahui bernama Jack Lord (30) masih tetap berkutat dengan tangkai sapu dan kain lap untuk membersihkan beberapa lantai ruangan di kantor tersebut.

WARGA Jalan Genteng Perumahan Tampan Permai, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, ini, sebenarnya adalah seorang PNS golongan III A, namun saat bercerita dengan Riau Pos di kantor tersebut dia terkesan malu dan hampir tidak mau mengakui bahwa dia adalah PNS yang pernah menamatkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip), Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau (Unri) dengan indeks prestasi kumulatif 3,75.

Kenyataan tentang dirinya adalah seorang sarjana tersebut hampir tenggelam dan tidak terlacak jika sekilas melihatnya, namun Riau Pos terus bertanya tentang siapa diri Jack sebenarnya. Jack Lord kemudian memulai ceritanya bahwa dia sudah menjadi PNS tahun 2002 dalam kualifikasi tamatan SMU pada golongan IIB sebagai pengatur muda tingkat satu.

Pada tingkat ini, Jack mulai bekerja sebagai tenaga cleaning service. Dia setiap harinya harus menyapu lantai dan membersihkan ruangan, mengepel, membersihkan kaca, bahkan membersihkan kakus di kantor tersebut. Namun resminya tercatat pekerjaannya adalah sebagai pengelola kebersihan ruang belajar dan aula kecil.

Saat bercerita itu, suara Jack Mulai lirih, tangan kanannya yang memegang tangkai sapu terlihat bergetar, tarikan napasnya juga terdengar cepat. Perlahan matanya mulai berkaca-kaca.

Jack mengaku, sambil bekerja, dia berusaha untuk kuliah karena dia juga punya cita-cita menjadi seseorang yang bisa dibanggakan oleh orang tua dan keluarganya. Namun sampai Rabu (21/4) kemarin, nasibnya tetap saja sebagai tukang pel lantai LPMP.

Walaupun Jack telah berhasil menamatkan kuliah dan lulus hampir dengan nilai cum laude di universitas negeri terbesar di Riau serta telah melewati proses penyesuaian ijazah, tapi tak ada perubahan dalam pekerjaannya.

‘’Saya sudah pernah protes dan sampai ke Jakarta, namun tetap tidak ada perubahan. Sepertinya mungkin inilah takdir saya, menjadi tukang sapu saja. Saudara saya juga jadi tukang sapu jalan. Berdua bersaudara kami laki-laki yang lulus kuliah seperti dipermainkan nasib, anak yang seharusnya sudah bisa membanggakan orang tuanya, tapi sampai kini hanya jadi tukang sapu,’’ ujar Jack berlinang air mata.

Dia merasa dipermainkan dan ditindas, protes kepada atasannya terus dilakukannya. Malah pernah dia bertanya, apakah memang ada pegawai negeri golongan IIIA sebagai penyapu lantai dalam SK yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tapi waktu terus berlalu, pekerjaan harus tetap dilakukannya, dan tetap tidak ada perubahan.

Dulu saat dia protes ke Jakarta, ditanggapi oleh Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ditandatangani Ir Giri Suryatmana. Oleh Giri, atasannya yang di Pekanbaru disuruh untuk memperbaiki SK sesuai dengan golongan yang ditempati Jack. Atasannya mengakui ada kesalahan dalam pengetikan. Tapi kondisi masih tetap saja sama setelah protes tersebut.

‘’Dengan golongan yang sama, teman-teman duduk dalam ruangan bekerja dengan kertas dan pulpen tapi saya memegang sapu membersihkan lantai. Saya tidak keberatan dengan pekerjaan ini, karena dari dulupun inilah pekerjaan saya tapi apa sesuai dengan yang sudah saya tempuh, percuma saja rasanya saya pernah kuliah,’’ ujar Jack sambil terisak.

Dengan suara lirih sambil menghapus air mata yang mulai mengalir di pipinya, Jack mengatakan, dia mengerti dengan berbagai birokrasi pemerintahan dan berbagai disiplin ilmu pemerintahan serta bagaimana manajemen kepegawaian. Menurutnya, apa yang sedang dijalaninya sekarang ini sangat bertetangan dengan hatinya yang memahami pekerjaan pemerintahan.

Lalu dengan suara lirih dan parau, Jack kemudian bertanya, ‘’Apakah nasib saya ini karena ada kesalahan dari nenek moyang atau orang tua saya dulu sebelum melahirkan saya? Tak sanggup rasanya ditahankan hati tapi saya harus hidup menjalani nasib ini,’’ tanya Jack.

Jack mengaku sedikit kehilangan percaya diri, memasuki umur kepala tiga, dirinya belum menikah. Pernah terpikir dan terasa di hatinya untuk menikahi seorang gadis, tapi kondisinya sebagai seorang tukang sapu membuatnya tidak pernah berani mengungkapkan perasaan pada perempuan pujaan hatinya. ‘’Saya ini tukang sapu, siapa yang akan mau bersuamikan saya ini. Sepertinya tak ada orang tua seorang anak gadis yang mau melepaskan anak gadisnya hidup bersama saya,’’ ujar Jack dalam dialek Melayunya yang kental.

Jack juga menjelaskan, bukan tidak bisa menerima pekerjaan sebagai petugas kebersihan, namun lebih kepada kompetensi keilmuan dan kelaziman di dunia kerja.

‘’Bukan dikarenakan tidak menghargai pekerjaan tersebut. Hanya saja, naif rasanya bila melihat orang dengan golongan yang sama, bisa bekerja sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka. Saya sarjana Ilmu Pemerintahan, saya mengerti tugas pokok dan pekerjaan aparatur pemerintahan, etika birokrasi, pembagian kerja dan kewenangan, kebijakan publik, membuat undang-undang, bahkan ilmu politik dalam pemerintahan. Saya ini mungkin tidak kalah dibandingkan dengan para alumni Sekolah tinggi Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang membedakan kami sepertinya hanya nasib saya yang menjadi tukang bersih-bersih ini,’’ ucap salah satu mahasiswa terbaik Unri tahun kelulusan 2003 tersebut dengan mata kembali berkaca-kaca.

‘’Bila dalam ketentuannya memang ada hal yang membenarkan PNS dengan golongan III A bekerja sebagai tenaga kebersihan, bisa saja tugas itu tetap akan diterima sebagai konsekuensi tugas. Hanya saja, jelas hal tersebut bukan sebuah kelaziman di lingkungan pemerintah. Apalagi bila dikaitkan dengan fakta bahwa saat ini pemerintah lebih banyak menggunakan tenaga outsourching untuk mengerjakan tugas pembantu umum perkantoran,’’ sebut Budi Astoto, salah seorang mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan ketik diminta tanggapannya tentang nasib Jack.

Dia mengaku kecewa, karena, secara kualitas, sumber daya manusia seperti Jack Lord harusnya mendapatkan job description yang jelas sesuai dengan kualifikasi ilmu dan kepangkatan yang dimilikinya.

‘’Saya bahkan baru sekali ini mendengar pegawai golongan IIIA bekerja sebagai pembersih ruangan kantor. Karena selama ini tugas itu hanya diberikan pada tenaga tidak terdidik dan tidak terlatih,’’ sebut dia.

Penjelasan tersebut juga dikuatkan oleh staf pengajar Ilmu Pemerintahan Unri, Saiman Pakpahan SIP MSi yang menyebutkan bahwa hal tersebut pasti terjadi dikarenakan penyusunan Struktur Organisasi Tata Pemerintahan (SOTK) yang tidak clear. Bila penempatan tersebut didasari oleh alasan bahwa tidak ada posisi untuk penempatan pegawai dengan golongan yang setara, harusnya, antar-satuan kerja bisa saling berkoordinasi. Dengan demikian, potensi jajaran tetap sesuai dengan golongan dan tugas pokoknya.

‘’Saya malah melihat hal ini menunjukkan lemahnya sensififitas pimpinan, karena, idealnya, pimpinan bisa melihat potensi bawahan sesuai dengan golongan. Ini baru pertama sekali saya dengar, PNS golongan III A bertahun-tahun menjadi pekerja kasar yang tugasnya membersihkan ruangan. Bisa jadi ini banyak terjadi, tapi, itu merupakan bentuk tidak pekanya pimpinan terhadap potensi yang ada di wilayah kerjanya,’’ sebut dia.

Kata Sulaiman lagi, kalau alasannya adanya sikap suka atau tidak suka, itupun tak bisa jadi ukuran dalam kerja birokrasi, karena, kinerja birokrat diukur bukan berdasarkan aspek personalitas, melainkan profesionalitas bekerja. “Adapunish and reward. Pemimpin tak bisa menilai berdasarkan ukuran suka atau tidak suka, atau aspek kedekatan. Yang kita khawatirkan dalam sistem yang seperti itu, ada pegawai dengan golongan yang lebih rendah, tapi bisa mengerjakan tugas yang harusnya bisa dikerjakan oleh petugas yang mengerjakan pekerjaan kasar tersebut,’’ papar Saiman.

Riau Pos mencoba mengkonfirmasi status Jack ini kepada Kepala LPMP Riau, Zainal, namun dalam keterangan singkatnya Zainal mengaku sedang mengikuti acara dan minta tidak diganggu dahulu.

Kasubag Umum LPMP Riau, Drs Syukhmide Hendri saat ditemui secara terpisah tidak menafikan adanya pekerja dengan tamatan sarjana dipekerjakan sebagai tenaga cleaning service di kantornya. Hanya saja, saat ditanyakan apa dasar penempatan dan pembagian kerja yang digunakan, Syukhmide Hendri berusaha menghindar dengan pergi begitu saja meninggalkan Riau Pos, padahal sebelumnya dia sempat hendak bercerita panjang seputar tugas di LPMP. Sembari berpura-pura memanggil salah seorang pegawai, Syukhmide langsung lari begitu saja.

Diminta Bersabar
Terkait masalah ini, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Prof Dr Ir Irwan Effendi mengaku tidak bisa menghakimi lembaga maupun orangnya. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan hal tersebut adalah kebijakan pimpinan maunpun lembaga di mana dia bekerja. Selain itu juga, sebagai PNS apapun dia harus siap menghadapinya.

‘’Kita tidak bisa menilai orang dari penilaiannya di akademis. Jika memang dia melangkah dari tamatan SMA dan baru penyesuaian berarti memang ada jenjang untuk itu. masalah apa yang dikerjakannya mungkin kerena belum ada kesempatan saja. Yang jelas dia harus bersabar saja,’’ terangnya saat dihubungi Riau Pos Rabu
Siswa Di-DO dari Sekolah Karena Facebook Shock





Tanjungpinang - Edy Trisno Arifin mengaku anaknya terpukul akibat dikeluarkan dari sekolah, setelah berkomentar di jejaring sosial Facebook bersama tiga orang temannya yang dituduh menghina salah seorang guru.

"Anak saya sampai saat ini masih terpukul akibat kejadian itu," kata Edy di kediamannya Jalan Brigjend Katamso, Tanjungpinang.

Edy merupakan orang tua dari salah seorang siswa SMA 4 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang dikeluarkan dari sekolah karena dituduh menghina salah seorang guru perempuan dengan kata-kata kotor.

Dia menuturkan, anaknya AN bersama tiga orang temannya MA, AR dan YK sudah berusaha meminta maaf kepada guru yang bersangkutan dan kepada pihak sekolah.

"Sampai tengah malam mereka dibantu teman-temannya berusaha mendatangi guru-guru di SMA 4 untuk meminta maaf, bahkan mereka mau bersimpuh di hadapan guru-guru tersebut meminta maaf dan menyatakan penyesalan, namun hanya sebagian guru yang bisa ditemui." ujarnya bersedih.

Yang lebih menyedihkan menurut dia, di saat dia dan istrinya melihat anak mereka hanya duduk di lantai depan kelas karena tidak diizinkan mengikuti pelajaran oleh wali kelas.

"Saya bersama ibu AN menangis di sekolah tersebut melihat anak saya tidak boleh belajar dan hanya duduk di depan teras ruang kelasnya," ujarnya sambil mengusap air mata yang menetes di pipinya.

"Kami juga kecewa kenapa pihak sekolah tidak memberikan sanksi lain selain dikembalikan kepada orang tua, bukan kami membenarkan tindakan anak kami, karena guru adalah orang tua siswa di sekolah," katanya.

Edy mengaku masih trauma mengingat kejadian yang menimpa anaknya tersebut, namun merasa bersyukur anaknya masih diterima di salah satu SMA negeri di Tanjungpinang.

"Kami merasa bersyukur masih diterima di sekolah lain, karena sebelumnya salah seorang teman AN sempat ditolak oleh sekolah itu karena sekolah tersebut sudah mendapat laporan dari SMA 4 kalau anak-anak kami melakukan perbuatan itu," ujarnya.

Edy mengaku anaknya tersebut juga aktif di sekolah dan pernah menjadi utusan sekolah mengikuti lomba "grafity" tingkat SMA di Kabupaten Bintan dan mendapat juara pertama.

"Dia juga tercatat sebagai anggota Paskibraka Kota Tanjungpinang tahun 2009," ujarnya.

Dia berharap, guru-guru di sekolah proaktif dalam memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai kerugian, bahaya maupun keuntungan dari jejaring sosial Facebook tersebut, agar siswa dapat memahami.

"Sebagai orang tua di sekolah, hendaknya guru memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya maupun manfaat dari jejaring sosial Facebook ataupun mengenai pengetahuan dalam mengakses dunia maya tersebut," harapnya.[*/ito]

Sumber : INILAH.COM / 14-02-2010

Pengumuman kelulusan UN Tahun 2010

Setelah 3 tahun siswa SMA-MA kita menjalani pendidikan, akhirnya saat yang mereka nantikan datang juga Pengumuman kelulusan UN 2010. Beban mereka ketika mengikuti UN (ujian Nasional) terasa makin berat ketika banyak berita baik di televisi maupun media cetak yang mengulas pro kontra tentang UN dengan berbagai permasalahannya yang di ekspose secara berlebihan (menurut saya..he..he, toh dulu saya juga pernah SMA dan pernah mengalami UN tapi mental kami pada waktu itu gak terlalu terbebani seperti adik-adik kita saat ini).


Tingkat kelulusan UN SMA-MA pada tahun 2010 ini sebanyak 89,88 persen, menurun sekitar 4 % dibanding tahun lalu yang mencapai 93,74%. Sedangkan total yang mengikuti UN SMA-MA sebanyak 1.522.162, siswa yang tidak mengulang baik dari Sekolah negeri maupun swasta 1.362.696 siswa. sementara 10,12% lainnya atau sekitar 154.079 siswa mengulang UN. Namun, meski dari persentase kelulusan menurun, tetapi dari sisi rerat UN SMA-MA tahun 2010 mengalami peningkatan sebesar 0,04% dari tahun lalu 7,25%(ref: KR).

Bagi siswa yang belum berhasil dalam UN tahun 2010 ini tidak perlu berkecil hati, toh masih ada UN Ulangan. Banyaknya siswa yang harus menjalani UN Ulangan karena gagal dalam UN, mungkin karena disebabkan berbagai persoalan seperti gugup,terpengaruh isu kunci jawaban atau secara mental mungkin kurang siap. sehingga hal - hal ini perlu diantisipasi siswa supaya dalam UN Ulangan nanti para siswa berhasil Lulus.

Oke,tetap semangat buat mengikuti UN Ulangan bagi yang belum Lulus UN SMA-MA tahun 2010, dan selamat bagi mereka yang telah Lulus dalam UN SMA-MA Tahun 2010 ini. Jauhi hura-hura dengan konvoi yang tak ada manfaatnya karena hanya akan mengganggu ketertiban umum dan riskan terhadap terjadinya tawuran.

Sabtu, 24 April 2010

HEBOH!Atraksi awan ALLAH

Heboh Atraksi Awan ‘Allah’

Kemunculan lebih 10 objek awan dalam berbagai bentuk kalimat ‘tauhid’ di langit, (21/2) menggemparkan hampir 200 murid dan guru di sebuah sekolah Agama, Salman Hussin, Kluang, Malaysia.

Seperti yang dirilis oleh surat kabar setempat, Harakah Dailynews, awan-awan di langit itu memamerkan dengan begitu jelas kalimah ‘Allah’, ‘Lillahi’, dan ‘Bismi’.
Ikhwal keberadaan awan aneh ini pertama kali dilihat seorang pelajar yang baru saja selesai
menunaikan solat Ashar. Pelajar tersebut kemudian memberitahukan kejadian ganjil itu kepada salah seorang guru sekolah tersebut.
Selain beberapa kalimah tersebut, terdapat juga objek yang menyerupai orang bersorban sedang sembahyang pada kedudukan tahiyat akhir. Begitulah gumpalan-gumpalan awan itu terus bergerak dengan formasi yang berganti-ganti.
Pemandangan yang menakjubkan itu, menurut semua saksi, berlangsung selama kurang lebih 30 menit atau setengah jam, yakni dari pukul 5.45 hingga 6.15 petang waktu setempat.
Tentu saja, kemunculan objek ini menarik perhatian semua pelajar dan guru sekolah tersebut. Mereka tidak mau menyia-nyiakan kesemapatan melihat peristiwa langka itu sampai atraksi itu benar-benar lenyap dari pandangan mereka. Bahkan ada salah satu guru yang sempat mengabadikan kejadian itu dengan ponselnya. Sayangnya, karena letak awan yang terlalu jauh di angkasa sehingga rekaman itu tidak terlalu jelas. Hanya kalimat yang besar saja yang terlihat jelas, diantaranya kalimah Allah.
“Walaupun objek-objek ini bergerak-gerak apabila ditiup angin, tetapi bentuk asalnya tidak berubah, hanya kedudukannya saja yang berubah,” tutur seorang guru.
“Apabila kalimah-kalimah ini hilang, muncul pula objek dari arah sisi yang menunjukkan lakaran seseorag sedang bersembahyang pada kedudukan tahiyat akhir, dengan memakai serban,” tambahnya.
Sementara itu Timbalan Pesuruhjaya (TPJ) PAS Johor, Ustaz Atan Gombang, ketika diminta mengulas kejadian ini, mengatakan bahwa warga sekolah itu sangat beruntung karana telah diperlihatkan dengan suatu kejadian yang menunjukkan kebesaran Allah SWT.
“Bukan semua orang bernasib baik dapat melihat kejadian-kejadian yang amat ganjil ini. Mudah-mudahan lakaran objek yang ada kaitannya dengan agama Islam yang maha suci ini akan memberi taufik dan hidayah serta inayah Allah swt kepada kita semua dengan kembali kepada ajaran Islam yang sebenar,” katanya. **

Gambar 1. Salah seorang guru Sekolah Salman Hussein menunjukkan rekaman atraksi awan Allah.
Gambar 2. Salah satu awan berlafadz Allah yang juga pernah dilihat seseorang di Mekkah.

Rabu, 21 April 2010

Meteor jatuh menimpa kota serambi mekah Aceh.


Meteor jatuh menimpa kota serambi mekah Aceh.

Dilaporkan akibat meteor jatuh tersebut beberapa bangunan hangus terbakar. Berikut kutipan dari berita okezone.com

BANDA ACEH – Tiga bangunan terdiri dari dua toko dan satu rumah warga Desa Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh hangus terbakar, Kamis (15/42010) malam.

Sumber api masih simpang siur. Beredar kabar di kalangan warga sekitar, sumber api berasal dari benda aneh seperti bola api (meteor) yang jatuh dari langit dan mengenangi bangunan toko semipermanen yang kemudian api menjalar melumat bangunan rumah di sampingnya.

Rumah dan toko semipermanen itu milik Usman M Ali. Menurut sejumlah saksi mata di lokasi kebakaran, mulanya mereka melihat ada semacam bola api berwarna merah kekuningan jatuh dari langit gelap di atas bangunan toko itu.

Seketika toko rental play station itu membumbung api. “Bola apinya sangat cantik,” kata Hasan, seorang saksi mata. Api dengan cepat menjalar dari toko satu ke toko sebelahnya, kemudian melumat sebuah rumah bantuan korban tsunami milik Usman. Ratusan warga yang tumpah ke lokasi tak bisa berbuat banyak.

Sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian sekitar lima belas menit kemudian, juga tak mampu membendung api yang sangat cepat menghanguskan seluruh isi bangunan.

Usman, kepada okezone mengatakan, sebagian besar isi bangunan miliknya ikut hangus. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Saya tidak tahu lagi dari mana asal api, tiba-tiba sudah terbakar,” katanya.

Sebagian warga percaya kebakaran itu berasal dari meteor yang jatuh dari langit, menyusul adanya laporan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) hujan meteor lyrids terjadi malam ini dan bisa dilihat di seluruh Indonesia.

Namun, informasi lain ada yang menyebut bahwa sumber api kebakaran itu dari arus pendek listrik. Listrik di Ibu kota Provinsi Aceh itu dalam beberapa bulan belakangan sering tak cukup arus dan kerap terjadi pemadaman bergilir. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran itu.

Sumber http://okezone.com



Pendaftaran Mahasiswa Baru STAIN PWT 2010

Pendaftaran Mahasiswa Baru TA 2010-2011

STAIN Purwokerto menerima pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2010-2011.Jurusan dan Program Studi yang ditawarkan adalah:

Program S1

Jurusan Dakwah

  1. Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
  2. Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI)

Jurusan Syariah
  1. Prodi Ahwal al-Syakhsyiyyah / Hukum Perdata Islam (AS)
  2. Prodi Muamalah / Hukum perikatan Islam (MUA)
  3. Prodi Ekonomi Islam (EI)

Jurusan Tarbiyah
  1. Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI)
  2. Prodi Pendidikan bahasa Arab (PBA)
  3. Prodi Kependidikan Islam (KI)
  4. Prodi Pendidikan Guru Madrasah Islamiyah (PGMI)
  5. Program Transfer PAI dan PGMI
Program D-III
  • Manajemen Perbankan Syariah (MPS)

Jadual Pendaftaran

Kegiatan Gelombang I
Gelombang II
Pendaftaran 21 Juni - 10 Juli 2010
19 Juli - 7 Agustus 2010
Ujian Masuk
15 - 16 Juli 2010
11 - 12 Agustus 2010
Pengumuman 4 Agustus 2010
18 Agustus 2010

Syarat Pendaftaran
Jalur Umum
  1. Mengisi Formulir Pendaftaran
  2. Membayar Biaya pendaftaran Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah)
  3. Menyerahkan 2 lembar foto copy ijasah/STTB yang telah dilegalisir dan menunjukkan asli ijasah/STTB SMA/MA/SMKuntuk pendaftar program S1, atau asli ijasah D-II untuk pendaftar program transfer.
  4. menyerahkan pas foto ukuran 3x4 hitam putih sebanyak 6 lembar.
Jalur Khusus
  1. Mengisi formulir pendaftaran
  2. menyerahkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah dan foto copy raport kelas X s/d kelas XII semester I dengan nilai rata-rata 8 (delapan), atau;menyerahkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah dan foto copy raport kelas X s/d kelas XII semester I dengan nilai rata-rata 7 (tujuh) untuk siswa MAK, atau;
  3. menyerahkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah dan foto copy raport kelas X s/d kelas XII semester I dengan nilai rata-rata 7 (tujuh) dan selalu masuk ranking 1-5 setiap tahun, atau;
  4. menyerahkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah dan foto copy raport kelas X s/d kelas XII semester I dengan nilai rata-rata 7 (tujuh) dan sertifikat/piagam juara I-III dibidang mata pelajaran tertentu, seni dan olahraga tingkat kabupaten atau hafal Al-Quran 10-30 juz.
  5. Mengikuti wawancara khusus pada tanggal 15 Juni 2010. Menyerahkan pas foto hitam putih ukuran 3x4 sebanyak 6 lembar.
  6. Waktu pendaftaran 15 Mei - 10 Juni 2010.
  7. Pengumuman hasil seleksi pada tanggal 17 Juni 2010.

Tempat & Waktu Pendaftaran

Kampus STAIN Purwokerto
Alamat: Jl. Jend. A. Yani No.40-A Purwokerto 53126
Telp. 0281-635624 Fax. 0281-636553
website: http://www.stainpurwokerto.ac.id
email: info@stainpurwokerto.ac.id
Waktu pendaftaran hari Senin - Sabtu pukul 08.00 - 12.00 WIB
Khusus hari Jumat pukul 07.30-11.00 WIB

Contact Person

  1. Drs. M. Irsyad, M.Pd.I. (HP. 08121590456)
  2. Tri Mulatsih Pudjileksani (HP. 081546965848)

Keterangan Lain

Jalur angkutan umum menuju kampus STAIN Purwokerto, dari terminal bus naik angkutan kota jalur B2 melalui Jl. Gerilya, Jl. Pahlawan, alun-alun Purwokerto, dan Jl. Ahmad Yani, turun di depan kampus STAIN Purwokerto.

Rincian Biaya Masuk *)

No

Rincian Biaya

Jumlah

1

Biaya Pendaftaran

100.000,-

2

SPP

400.000,-

3

Biaya Praktikum

200.000,-

4

Sumbangan Kegiatan Mahasiswa

200.000,-

5

BPOP

400.000,-

6

Sumbangan Pembangunan Kampus (Dikelola oleh POM/ Persatuan Orangtua Mahasiswa)

400.000,-

7

Buku Panduan Akademik dan Kartu Perpustakaan

35.000,-


Total

1.735.000,-

*) Tabel rincian biaya diatas adalah berlaku untuk tahun ajaran 2009-2010, diberikan hanya sebagai perkiraan biaya pendidikan tahun akademik 2010-2011.

*) Rincian biaya pendidikan tahun akademik 2010-2011 sedang menunggu pengesahan pimpinan STAIN Purwokerto.